Rabu, 04 September 2019

Apa itu DOMAIN?

Domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer, seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet.

Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya "wikipedia.org". Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.

Jenis-jenis Domain :
1. Top Level Domain (TLD)

Top Level Domain adalah deretan kata dibelakang nama domain yang mengidindikasikan pemilik  tertinggi domain tersebut dan jenis dari domain tersebut.

Contohnya sebagai berikut :
.com (dotcommercial ): domain untuk website komersial
.net ( dotnetwork ): domain untuk network/jaringan
.org ( dotorganization ): domain untuk organisasi
.edu ( doteducation ): domain untuk pendidikan
.gov ( dotgoverenment ): domain untuk pemerintahan
.mil ( dotmilitary ):domain untuk milite
.tv ( dottelevision ): domain untuk televisiDomain dibagi menjadi 2, yaitu :

a. Global Top Level Domain (gTLD)
            Adalah level domain yang diperuntukkan bagi pengguna global, biasanya nama domain seperti  contoh diatas.
b. Country Code Top Level Domain (ccTLD)
            Adalah TLD domain yang khusus ditunjukkan bagi Negara-Negara tertentu, misalnya untuk  Indonesia dengan kode "id" ( co.id, net.id, or.id, web.id, go.id, net.id, dan lain-lain). Untuk Negara Jepang menggunakan kode "jp" dan Negara Malaysia menggunakan kode "my".

2. Second Level Domain (SLD)

   SLD adalah nama domain yang Anda daftarkan sesuai keinginan. SLD ini bisa Anda beli dan Anda  daftarkan. Contohnya : google.com, adalah SLD dan .com adalah TLD.

3. Thired Level Domain (Subdomain)
   Third Level Domain adalah nama sebelum Second Level Domain dan Top Level Domain. Misalnya   nama domain yang anda miliki adalah hosteko.com, maka anda dapat menambahkan nama lain  sebelum kata ‘hosteko.com', misalnya mail.hosteko.com, Third Level Domain biasanya lebih dikenal  dengan sebutan "Subdomain".
Apa yang dimaksud dengan Hosting?
Hosting (disebut juga Web Hosting / sewa hosting) adalah penyewaan tempat untuk menampung data-data yang diperlukan oleh sebuah website dan sehingga dapat diakses lewat Internet. Data disini dapat berupa file, gambar, email, aplikasi/program/script dan database.
Pengertian Hosting dapat diibaratkan sebagai contoh berikut; sebuah website diibaratkan sama dengan kios/ruangan di Mall.

Pengertian Subdomain

Subdomain terdiri dari dua kata yaitu “Sub” dan “Domain” yang berarti bagian tambahan dari nama domain utama atau induk yang digunakan sebagai pembagian area yang mengacu ke suatu alamat fisik di sebuah website. Induk dari subdomain adalah domain utamanya dan subdomain ini terletak di depan domain utama. Perlu Anda ketahui bahwa subdomain juga dapat berfungsi sebagai website yang berdiri sendiri.

Subdomain juga dikenal sebagai Third level domain. Adapun letak subdomain dan domainnya akan terlihat seperti “subdomain.domain.ekstensi_domain” -> “www.journal.mylife.co.id”. Dengan adanya subdomain, suatu domain dapat menghasilkan beberapa bagian atau website dan juga memudahkan Anda untuk mengelola bagian-bagian website serta membuat link atau URL webiste Anda terlihat lebih menarik.
Fungsi Subdomain :

1. Untuk Membuat Website dengan Tampilan atau Platform Tertentu
2. Membuat Website dengan Kategori atau Produk Tertentu
3. Membuat Website dalam Bahasa Tertentu

4. Membuat Website didalam Cakupan Negara, Daerah, ataupun Area Tertentu



Cara Membuat Website


1. Tentukan Tema Website

Pertama kali yang harus kamu pikirkan adalah tema website. Website kamu mau dibikin kayak apa? Isinya tentang apa? Banyak tema website yang bisa dipilih misalnya website pribadi, website perusahaan, toko online, blog, travel website, website kuliner atau website yang berisi beragam review film. Selain itu, coba pikirkan bagaimana tampilan yang nantinya akan dibuat. Apakah bernuansa retro? Apakah berwarna hitam? dan sebagainya. Kemudian jangan lupa untuk mencatat apa yang perlu kamu masukkan dalam website. Misalnya profil perusahaan, foto perusahaan, foto barang yang dijual ataupun kontak yang bisa dihubungi. Jangan sampai kamu macet ditengah jalan gara- gara belum mempersiapkan semuanya.

2. Pilih Penyedia Jasa Domain dan Hosting 

Sudah tahu belum bagaimana website bisa jalan? Website dibangun diatas yang namanya domain dan hosting. Domain merupakan nama dari website itu sendiri. Sedangkan hosting merupakan tempat di mana website diletakkan. Jadi, website bisa dibangun apabila ada hosting dan ada domain. Untuk lebih jelas mengenai apa itu website, domain dan hosting bisa baca Apa itu Domain dan Hosting. Nah karena domain dan hosting merupakan pondasi utama, jadi pilih penyedia jasa yang terbaik. Pastikan kamu tahu fitur dan layanan yang didapatkan. Cek satu persatu spesifikasi, kapasitas, RAM dan harganya. Coba tanyakan apakah sedang ada promo diskon atau tidak. Lumayan kan bisa dapat domain dan hosting murah.

3. Gunakan WordPress 

Setelah domain dan hosting di dapat, silahkan lakukan instalasi WordPress. Oiya, ada beberapa penyedia jasa layanan domain dan hosting yang memiliki fitur instalasi WordPress langsung lho! Salah satunya, DomaiNesia yang memiliki fitur Instant Deploy. Kamu bisa memanfaatkan fitur tersebut agar lebih mudah. Kalau tidak ada fitur tersebut, tenang saja! Kamu bisa melakukan instalasi WordPress sendiri dengan mudah menggunakan beberapa bantuan seperti Softaculous atau download langsung di website resmi WordPress.

4. Perbaiki Tampilan 

Setelah WordPress berhasil terinstal, it’s time for custom your website! Kamu bisa lakukan kustomisasi sesuka hati. Eitss jangan sampai melenceng dari tema website ya. Kamu bisa mendapatkan berbagai tema gratis WordPress maupun yang berbayar. Kamu juga bisa mempercantik website dengan berbagai plugin. Coba baca 6 Plugin WordPress Wajib Kamu miliki. Jangan lupa untuk memasukkan catatan-catatan yang sudah kamu list tadi. Sesuaikan menu, gambar slider, footer dan sidebar untuk mempercantik website.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kontrol dan Monitoring Jaringan

Monitoring Sistem Jaringan A. Fungsi dan Manfaat Monitoring Jaringan  Monitoring jaringan (network monitoring)  merupakan kegiatan y...